|
Republika ng Pilipinas
República de Filipinas
Republic of the Philippines
|
|
|
| Motto: Maka-Diyos, Makatao, Makakalikasan, at Makabansa (Demi Cinta Tuhan, Rakyat, Alam dan Negara) |
| Lagu kebangsaan: Lupang Hinirang (Tanah Terpilih) |
|
|
| Ibu kota |
Manila |
| Kota terbesar |
Kota Quezon |
| Bahasa resmi |
Filipino (Tagalog), Inggris |
| Pemerintahan |
Republik |
| - |
Presiden |
Benigno S. Aquino III |
| - |
Wakil Presiden |
Jejomar Binay |
| - |
Ketua Senat |
Juan Ponce Enrile |
| - |
Ketua DPR |
Feliciano Belmonte, Jr. |
| - |
Ketua Mahkamah Agung |
Renato Corona |
| Luas |
| - |
Total |
300,000 km2 (73) |
| - |
Perairan (%) |
0,61% |
| Penduduk |
| - |
Perkiraan 2013 |
98.900.000 (12) |
| - |
Kepadatan |
308,0/km2 (43) |
| PDB (KKB) |
Perkiraan 2013 |
| - |
Total |
$454,286 miliar |
| - |
Per kapita |
$4,660 |
| PDB (nominal) |
Perkiraan 2013 |
| - |
Total |
$272,207 miliar |
| - |
Per kapita |
$2.792 |
| Mata uang |
Peso Filipina (piso) (PHP) |
| Zona waktu |
PHT (UTC+8) |
| Lajur kemudi |
kanan |
| Ranah Internet |
.ph |
| Kode telepon |
63 |
Filipina atau
Republik Filipina (Republika ng Pilipinas) adalah sebuah negara republik di
Asia Tenggara, sebelah utara
Indonesia dan
Malaysia.
Filipina
merupakan sebuah negara kepulauan yang terletak di Lingkar Pasifik
Barat, negara ini terdiri dari 7.107 pulau. Selama ribuan tahun, warga
kepulauan
Filipina yang bahagia dan pekerja keras ini telah mengembangkan sistem cocok tanam
Padi yang sangat maju, yang menyediakan makanan pokok bagi masyarakatnya.
Filipina adalah negara paling maju di
Benua Asia
setelah Perang Dunia II, namun sejak saat itu telah tertinggal di
belakang negara-negara lain akibat pertumbuhan ekonomi yang lemah,
penyitaan kekayaan yang dilakukan pemerintah, korupsi yang luas, dan
pengaruh-pengaruh neo-kolonial. Meskipun begitu, saat ini
Filipina
mengalami pertumbuhan ekonomi yang moderat, yang banyak disumbangkan
dari pengiriman uang oleh pekerja-pekerja Filipina di luar negeri dan
sektor teknologi informasi yang sedang tumbuh pesat.
Filipina seringkali dianggap sebagai satu-satunya negara di
Benua Asia di mana pengaruh budaya Barat terasa sangat kuat.
Masalah-masalah besar negara ini termasuk gerakan separatis
Bangsamoro di sebelah selatan
Filipina yaitu di region
Mindanao, pemberontak-pemberontak dari
Tentara Rakyat Baru (
New People's Army) yang beraliran
komunis
di wilayah-wilayah pedesaan, kebijakan-kebijakan pemerintah yang sering
tidak konsisten, tingkat kejahatan yang makin meningkat, dan kerusakan
lingkungan seperti penebangan hutan dan polusi laut. Filipina juga
mengalami masalah banyaknya penduduk di daerah-daerah perkotaan akibat
kurangnya lapangan pekerjaan di wilayah pedesaan dan tingkat kelahiran
yang tinggi.
Sejarah
Peninggalan tertulis Filipina dimulai sekitar abad ke-8 berdasarkan
temuan lempeng tembaga di dekat Manila. Dari tulisan pada lempeng itu
diketahui bahwa Filipina berada dalam pengaruh
Sriwijaya. Namun bukti tertulis ini sangat sedikit sehingga bahkan ahli-ahli sejarah Filipina masih beranggapan sejarah
Filipina dimulai pada era kolonialisme.
Sebelum orang-orang
Spanyol datang pada abad ke-16, di
Filipina
berdiri kerajaan-kerajaan kecil yang bercorak animisme yang terpengaruh
sedikit kultur India dan yang bercorak Islam di bagian selatan
kepulauan. Kerajaan-kerajaan muslim ini mendapat pengaruh kuat dari
Kerajaan Malaka.
Sepanjang masa 265 tahun, Filipina merupakan koloni
Kerajaan Spanyol (
1565-
1821) dan selama 77 tahun berikutnya diangkat menjadi
provinsi Spanyol (
1821-
1898). Negara ini mendapat nama
Filipina setelah diperintah oleh penguasa Spanyol,
Raja Felipe II. Setelah
Perang Spanyol-Amerika pada tahun
1898, Filipina diperintah
Amerika Serikat. Ia kemudian menjadi sebuah persemakmuran di bawah Amerika Serikat sejak tahun
1935. Periode Persemakmuran dipotong
Perang Dunia II saat Filipina berada di bawah pendudukan Jepang. Filipina akhirnya memperoleh kemerdekaannya (
de facto) pada
4 Juli 1946. Masa-masa penjajahan asing ini sangat memengaruhi
kebudayaan dan
masyarakat Filipina. Negara ini dikenal mempunyai
Gereja Katolik Roma yang kuat dan merupakan salah satu dari dua negara yang didominasi umat
Katolik di Asia selain
Timor Leste.
Politik dan hubungan luar negeri
Pemerintah Filipina mengikuti
Pemerintah Amerika Serikat. Dia ditata sebagai sebuah
republik, di mana
Presiden berfungsi sebagai
kepala negara,
kepala pemerintahan, dan
Panglima Tertinggi angkatan bersenjata. Presiden dipilih dalam pemilu untuk masa jabatan 6 tahun, dan memilih dan mengepalai
kabinet.
Dewan Legislatif Filipina mempunyai dua kamar:
Kongres terdiri dari
Senat dan
Dewan Perwakilan;
anggota keduanya dipilih oleh pemilu. Ada 24 senator yang menjabat
selama 6 tahun di Senat, sedangkan Dewan Perwakilan terdiri dari tidak
lebih dari 250 anggota kongres yang melayani selama 3 tahun. Cabang
yudikatif pemerintah dikepalai oleh
Mahkamah Agung, yang memiliki seorang
Ketua Mahkamah Agung sebagai kepalanya dan 14 Hakim Agung, semuanya ditunjuk oleh Presiden.
Filipina merupakan anggota aktif dari
PBB sejak penerimaannya pada
24 Oktober 1945. Filipina juga merupakan negara pendiri
ASEAN, dan merupakan pemain aktif dalam
APEC,
Uni Latin dan anggota dari
Grup 24. Filipina juga merupakan sekutu
Amerika Serikat, tetapi juga merupakan anggota dari
Gerakan Non-Blok.
Filipina bersengketa dengan
Republik Tiongkok (Taiwan),
Republik Rakyat Tiongkok,
Vietnam, dan
Malaysia atas
minyak dan
gas alam di
Kepulauan Spratly dan
Scarborough Shoa, dan dengan
Malaysia atas
Sabah. Sultan Sulu yang menerima Sabah sebagai hadiah pada 1703 setelah menolong Sultan
Brunei
mengalahkan pemberontak, telah memberikan Pemerintah Filipina kuasa
untuk mengklaim wilayahnya yang hilang. Sampai saat ini, keluarga
Sultan Sulu masih menerima pembayaran "sewa" untuk Sabah dari Pemerintah Malaysia.
Ekonomi
Filipina terkenal dengan pertanian padi bukitnya, yang diperkenalkan
kira-kira 2.000 tahun lalu oleh suku Batad. Padi-padi bukit tersebut
terletak di lereng-lereng
Gunung Ifugao
dan berada di ketinggian 5.000 kaki dpl. Luasnya mencakup 4.000 mil²
serta diusahakan secara tradisional tanpa penggunaan pupuk. Ia
dinyatakan sebagai Warisan Dunia oleh
UNESCO (Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan) pada tahun 1995.
Pada
1998 ekonomi Filipina, sebuah campuran dari
pertanian, industri ringan, dan jasa pendukung; mengalami kemunduran sebagai akibat dari
krisis finansial Asia dan cuaca yang buruk. Pertumbuhan jatuh ke 0,6% pada 1998 dari 5% pada
1997, tetapi kembali ke sekitar 3% pada
1999, dan 4% pada
2000.
Pemerintah telah menjanjikan untuk terus mereformasi ekonominya untuk
membantu Filipina setanding dengan perkembangan negara industri
Asia Timur.
Hutang besar ("public debt" sekitar 77% dari PDB), menghambat perbaikan
situasi ekonomi. Alokasi dana untuk hutang lebih tinggi dari pada untuk
Departemen Pendidikan dan militer digabungkan.
Strategi yang dilakukan termasuk peningkatan
infrastruktur, merombak sistem
pajak untuk menambah pendapatan pemerintah, juga deregulasi dan
penswastaan
ekonomi, dan meningkatkan integrasi perdagangan di wilayah sekitar.
Prospek masa depan sangat tergantung dari performa ekonomi dari dua
partner dagang utama,
Amerika Serikat dan
Jepang, dan administrasi yang lebih tepercaya dan kebijakan pemerintah yang konsisten.
Filipina merupakan anggota dari
Bank Pengembangan Asia.
Geografi
Filipina tediri dari 7.107 pulau dengan luas total daratan
diperkirakan 300.000 km². Negara ini terletak antara 116° 40' dan 126°
34' BT, dan 4° 40' dan 21° 10' LU. Di timur dia berbatasan dengan
Laut Filipina, di barat dengan
Laut China Selatan, dan di selatan dengan
Laut Sulawesi. Pulau
Borneo terletak beberapa ratus kilometer di barat daya dan
Taiwan di utara.
Maluku dan
Sulawesi di selatan, dan di timur adalah
Palau.
Kepulauan ini dibagi menjadi tiga kelompok utama:
Luzon (Region I sampai V + NCR & CAR),
Visayas (VI sampai VIII), dan
Mindanao (IX sampai XIII + ARMM). Pelabuhan sibuk
Manila, di
Luzon, adalah
ibu kota negara dan
kota terbesar-kedua setelah
Kota Quezon.
Demografi
Filipina berada di urutan ke-12 di dunia dalam jumlah penduduk dengan jumlah 86,241,697 jiwa pada
2005. Sekitar dua per tiga penduduk tinggal di
Pulau Luzon dan
Manila,
ibu kotanya, berada di urutan ke-11 dalam jumlah penduduk area
metropolitan. Orang-orang Filipina dikenal dengan nama Filipino yang
berasal dari orang aborigin
Taiwan dan bercampur dengan orang-orang
Tiongkok Selatan,
Polinesia, dan
Spanyol/
Amerika.
Orang Filipina terbagi dalam 12 kelompok etnolingustik dengan yang
terbesar adalah Tagalog, Cebuano, dan Ilocano. Penduduk asli Filipina
ialah
suku Aeta namun sudah terpinggir dan populasinya tinggal 30 ribu jiwa.
Tiga kelompok minoritas terbesar asing adalah orang
Tionghoa,
Amerika, dan
Asia Selatan. Sisanya adalah orang-orang
Eropa,
Arab,
Indonesia,
Korea, dan
Jepang. Orang-orang
Mestizo adalah minoritas sebesar 1-2% yang berpengaruh. Dalam penelitian dari
Universitas Stanford, ditemukan bahwa 3,6% populasi memiliki turunan dari bangsa Eropa.
95,9% penduduk Filipina bisa membaca, salah satu yang tertinggi di
Asia, dan setara untuk
pria maupun
wanita.
Angka harapan hidup penduduknya adalah 69,29 tahun; 72,28 untuk wanita
dan 66,44 untuk pria. Pertumbuhan penduduk per tahunnya sebesar 2,1% dan
sekarang Filipina sedang mengalami masalah kepadatan penduduk karena
angka kelahirannya tinggi.
Filipina mempunyai kira-kira 92,2 juta penduduk menurut perkiraan sensus 2009.
Agama
Penduduk Filipina mayoritas beragama
Katolik 80%, hal ini disebabkan Filipina merupakan bekas jajahan
Spanyol, dilanjutkan dengan
Protestan 10%, hal ini karena Filipina dijajah
Amerika Serikat, dilanjutkan dengan
Islam 5% yang mayoritas berada di
Pulau Mindanao, lalu
Buddha 2.5% yang merupakan penduduk pendatang dari
Korea Selatan,
Republik Rakyat China,
Malaysia,
Singapura,
Jepang,
India, dan
Vietnam. Sebanyak 0.4% menyatakan dirinya
Atheis,
[butuh rujukan] dan 2.1% beragama lain.
Budaya
Kebanyakan masyarakat Filipina gemar menyanyi serta menari pada setiap kali pesta keramaian.
Tarian bambu ini memerlukan pergerakan kaki yang cocok.
Bahay Kubo
merupakan rumah tradisional yang terkenal di Filipina, yang dibuat dari
daun kelapa, nipah, dan bambu. Terdapat tanglung berbentuk bintang yang
digantung di hadapan rumah yang bernama
Parol. Semasa Natal, kebanyakan masyarakat di sana gemar menjadikan parol sebagai hiasan rumah mereka.
Organ bambu ini menggunakan lebih kurang 1.000 batang bambuh. Konon ini adalah satu-satunya organ yang dibuat dari bambu di dunia.
Pendidikan
Filipina menetapkan bahwa
pendidikan wajib yang mesti di tempuh para siswa dan siswi di negara itu
adalah 13 tahun. Kebijakan itu diambil sebagai salah satu kunci
mengurangi angka kemiskinan.
Selama ini sistem pembelajaran di
Filipina]
hanya mengenal enam tahun belajar di Sekolah Dasar serta empat tahun di
Sekolah Menengah. Dengan undang-undang yang baru, siswa wajib masuk
taman kanak-kanak selama satu tahun sebelum duduk di bangku SD.
Selanjutnya, pemerintah juga meminta pengelola sekolah menengah menambah
waktu belajar, dari empat tahun menjadi enam tahun. Siswa harus
mengikuti pendidikan tambahan jika akan melanjutkan ke perguruan tinggi.
Presiden
Filipina Aquino mengatakan
sistem wajib belajar di Filipina masih jauh dari sempurna. Hal ini
menyebabkan para siswa di sana berada di posisi kurang menguntungkan
untuk dapat bersaing di dunia pekerjaan atau persaingan lain.
Pemerintah
Filipina mengklaim,
mereka telah membangun puluhan ribu ruang kelas baru, mempekerjakan 18
ribu guru dan mencetak puluhan juta buku setiap tahun untuk meningkatkan
pendidikan. Anggaran pendidikan juga dinaikkan 44 persen dari tahun
2010, yaitu mencapai 5,6 miliar dolar Amerika atau mencapai 1 triliun
Peso Filipina (40 triliun
Rupiah).
Sebagai negara yang termasuk bekas jajahan
Amerika Serikat,
Bahasa Inggris menjadi bahasa utama di dunia pendidikan di
Filipina dengan tujuan memudahkan para siswa dan siswi
Filipina untuk bersaing dengan siswa dan siswi dari negara lain di tingkat global. Telah sejak
Bahasa Inggris sebagai bahasa utama di pendidikan formal di
Filipina, walaupun ada lebih dari 150 bahasa asli yang dipakai, termasuk bahasa nasional,
Bahasa Tagalog.
Sistem Pendidikan
Pada bulan Agustus 2001, Undang-Undang Republik 9.155, jika tidak
disebut Pemerintahan Pendidikan Dasar UU, disahkan mengubah nama
Departemen Pendidikan, Kebudayaan dan Olahraga (DECS) ke Departemen
Pendidikan (DepEd) dan mendefinisikan kembali peran kantor lapangan (
kantor regional, divisi kantor, kantor-kantor daerah dan sekolah). RA
keseluruhan 9.155 menyediakan kerangka untuk:
- Pemberdayaan kepala sekolah dengan memperkuat peran-peran kepemimpinan mereka dan
- manajemen berbasis sekolah dalam konteks transparansi dan akuntabilitas lokal.
Tujuan pendidikan dasar adalah dengan memberikan penduduk usia
sekolah dan dewasa muda dengan keterampilan, pengetahuan, dan
nilai-nilai untuk menjadi peduli, mandiri, produktif dan patriotik warga
negara.
Pada bulan Januari 2009, DepEd menandatangani suatu nota kesepakatan
dengan United States Agency for International Development untuk menutup $
86 juta bantuan kepada pendidikan Filipina, terutama akses ke
pendidikan berkualitas di Daerah Otonomi di Muslim Mindanao (ARMM), di
daerah Barat dan Tengah Mindanao.
Di Filipina ada beberapa tingkat pendidikan yaitu : dasar, menengah, teknik dan kejuruan, dan tersier.
Pendidikan dasar
Sekolah dasar juga disebut SD (Filipina : Mababang Paaralan). Terdiri
dari enam tingkat, dengan menambahkan beberapa sekolah tingkat tambahan
(Tingkat 7). Tingkat dikelompokkan menjadi dua subdivisi utama,
Primer-tingkat, yang meliputi tiga tingkat pertama, dan tingkat
Intermediate, yang meliputi tiga atau empat tingkat.
Pendidikan dasar di Filipina mencakup berbagai kurikulum. Mata
pelajaran inti (subyek utama) meliputi Matematika, Ilmu Pengetahuan,
Inggris, Filipina (bahasa Filipina), dan Makabayan (Social Studies,
Penghidupan Pendidikan, Nilai-nilai). Mata pelajaran lain meliputi
Musik, Seni, dan Pendidikan Jasmani. Mulai di tingkat ketiga, Sains
menjadi bagian integral dari mata pelajaran inti. Pada Desember 2007,
Presiden Gloria Macapagal Arroyo mengumumkan bahwa Spanyol adalah untuk
membuat kembali sebagai subjek wajib di semua sekolah Filipina dimulai
pada tahun 2008. Pengumuman itu belum mulai berlaku.
Di sekolah swasta, termasuk mata pelajaran Matematika, Bahasa
Inggris, Science, Social Studies, Basic Computer, Filipina, Musik, Seni
dan Teknologi, Home Ekonomi, Kesehatan, Pendidikan Jasmani, dan di
sekolah Katolik, Agama atau Hidup Kristen. Sekolah internasional dan
sekolah Cina mempunyai mata pelajaran tambahan, terutama dalam bahasa
dan budaya.
Hingga 2004, siswa SD secara tradisional duduk untuk SD National
Achievement Test (NEAT) dikelola oleh Departemen Pendidikan, Kebudayaan
dan Olahraga (DECS). Hal ini dimaksudkan sebagai ukuran sekolah
kompetensi, dan bukan sebagai prediktor kecerdasan atau kesuksesan siswa
di sekolah menengah. Oleh karena itu, skor yang diperoleh oleh para
pelajar dalam NEAT tidak digunakan sebagai dasar untuk penerimaan mereka
ke sekolah menengah.
Selama tahun 2004, ketika DECS secara resmi diubah menjadi Departemen
Pendidikan (DepEd), dan juga, sebagai hasil dari beberapa reorganisasi,
yang NEAT diubah menjadi National Achievement Test (NAT) oleh
Departemen Pendidikan (DepEd). Publik dan sekolah-sekolah dasar swasta
mengambil ujian ini untuk mengukur kompetensi sekolah. Sejak 2006, hanya
sekolah swasta untuk ujian masuk sekolah menengah.DepEd mengharapkan
lebih dari 13.1 million siswa SD di sekolah dasar umum untuk tahun
ajaran 2009.
Pendidikan Menengah
Pendidikan menengah di Filipina sebagian besar didasarkan pada sistem
pendidikan Amerika itu sampai kedatangan komprehensif sekolah tinggi di
Amerika Serikat pada pertengahan abad terakhir. Filipina sistem sekolah
tinggi (Filipina: High na Paaralan) belum bergerak banyak dari tempat
itu ketika Filipina mencapai kemerdekaan dari Amerika Serikat pada tahun
1946. Masih terdiri dari hanya empat tingkat dengan tiap tingkat
terkotak sebagian, dengan fokus pada tema tertentu atau konten.
DepEd menetapkan kurikulum wajib untuk semua sekolah tinggi, negeri
maupun swasta. Tahun pertama sekolah menengah memiliki lima mata
pelajaran inti, Aljabar I, Integrated Science, Bahasa Inggris I,
Filipina I, dan Filipina tahun Kedua I. Sejarah telah Aljabar II,
Biologi, Bahasa Inggris II, Filipina II, dan Asian History. Tahun ketiga
telah Geometri, Kimia, Filipina III, dan World Sejarah dan Geografi.
Tahun keempat telah Kalkulus, Trigonometri, Fisika, Filipina IV, Sastra,
dan Ekonomi. Minor subyek mungkin termasuk Kesehatan, Musik, Seni,
Teknologi dan Home Ekonomi, dan Pendidikan Jasmani.
Di sekolah selektif, berbagai bahasa dapat ditawarkan sebagai
pilihan, serta mata pelajaran lain seperti pemrograman komputer dan
sastra tulisan. Sekolah Cina memiliki pilihan bahasa dan budaya. Sekolah
persiapan biasanya menambahkan beberapa bisnis dan kursus akuntansi,
sedangkan sekolah tinggi ilmu biologi, kimia, dan fisika di setiap
tingkat.
Pelajar sekolah menengah digunakan untuk duduk untuk National State
Achievement Test (NSAT), yang didasarkan pada Amerika SAT, dan dikelola
oleh DepEd. Seperti rekan sekolah dasar, NSAT adalah bertahap keluar
setelah reorganisasi besar di departemen pendidikan. Sekarang tidak ada
yang disponsori pemerintah ujian masuk perguruan tinggi. Lembaga
pendidikan tinggi, baik negeri maupun swasta, melaksanakan sendiri
College Entrance Examinations (CEE). Kejuruan biasanya tidak memiliki
ujian masuk, hanya menerima catatan 138 Formulir studi dari sekolah
tinggi, dan pendaftaran pembayaran.
DepEd mengharapkan lebih dari 5,6 juta siswa di sekolah menengah umum untuk tahun ajaran 2009-1010.
Teknis dan Pendidikan Kejuruan
Teknis dan pendidikan kejuruan yang ditawarkan untuk meningkatkan
siswa di lembaga-lembaga keterampilan praktis biasanya terakreditasi dan
disetujui oleh TESDA. Lembaga pemerintah dapat dioperasikan, sering
oleh pemerintah provinsi, atau swasta. Mayoritas dioperasikan secara
pribadi dan paling menyebut diri perguruan tinggi.
Mereka mungkin menawarkan program-program dalam durasi mulai dari
beberapa minggu untuk program diploma dua tahun. Teknologi program dapat
kursus seperti teknologi otomotif, teknologi komputer, dan teknologi
elektronik; layanan kursus seperti pengasuh, perawat ajudan, manajemen
hotel dan restoran dan perdagangan kursus seperti listrik, tukang
ledeng, tukang las, montir otomotif, diesel mekanik, operator kendaraan
berat . Setelah lulus dari sebagian besar kursus ini, siswa dapat
mengambil ujian dari TESDA untuk memperoleh sertifikat atau diploma
relevan.
Pendidikan Tersier
Pendidikan tersier di Filipina semakin kurang kosmopolitan. Dari
ketinggian 5.284 mahasiswa asing dalam jumlah 1995-1996 terus menurun
menjadi 2.323 pada tahun 2000-2001, tahun terakhir CHED nomor
diterbitkan di situs webnya. Pada tahun 2000-2001, 19,45% berasal dari
AS, 16,96 dari Korea Selatan, 13.00% dari Taiwan, dan sisanya dari
berbagai negara lain. Banyak siswa yang datang ke korea Filipina untuk
belajar bahasa Inggris selama 6 bulan atau lebih, kemudian transfer ke
luar negeri untukAustralia, di Amerika Serikat, atau negara lain untuk
derajat. Beberapa Korea menyelesaikan pendidikan tersier di Filipina,
terutama dalam iklim dari Baguio, di Cordillera dataran tinggi.
Mengenai rendahnya kualitas pendidikan di Filipina, pada bulan Juni
2009 presiden FAAP dikutip Komisi Kongres Pendidikan (EDCOM) meratapi 'a
melanjutkan penurunan mutu pendidikan di negara ini'. Dia mengatakan
hal ini disebabkan oleh empat faktor utama: 'a) salah urus sistem
pendidikan, b) tidak berinvestasi bijaksana dalam pendidikan, c)
kurangnya manajemen kompetensi, dan, d) korupsi sistemik'. Alasan lain
mengapa Filipina bukan merupakan pemasok utama pendidikan tinggi bagi
siswa asing di daerah tersebut adalah karena 3 semester dari
masing-masing 8 semester sarjana dituntut untuk sepenuhnya ditujukan
untuk subyek dimandatkan pemerintah. Dimandatkan ini meliputi mata
pelajaran kehidupan dan karya-karya pahlawan nasional Filipina Dr Jose
Rizal, Filipina yang tiga mata pelajaran bahasa, dan matematika dasar,
sains, dan Filipina subyek budaya lebih tepat untuk sekolah menengah
dari pada tingkat tersier.
Masakan
Halo halo merupakan salah satu pencuci mulut yang terkenal di
Filipina, terutama pada musim panas. Halo halo mengandung nangka,
kelapa, kacang, keladi,
custard, santan kelapa, dan perahan es bersama es krim di atasnya.
Lanzones merupakan sejenis buah-buahan. Ukurannya agak kecil,
manis dan berwarna cokelat. Keistimewaan buah ini adalah dapat menghalau
nyamuk yang berada di sekeliling kita.
Transportasi
Di Filipina, masyarakatnya menggunakan
jeepney sebagai
kendaraan umum. Anda akan terasa pengap apabila menaiki kendaraan ini
sebab, setiap kali menaiki jeepney pasti senantiasa penuh sesak dengan
orang banyak yang berdesak-desakan untuk turut menaikinya.
Pakaian
Setiap kali diadakan pesta keramaian, lelaki di sana akan memakai pakaian yang dinamakan
barong tagalog. Pakaian istimewa ini dibuat dari kain yang dihasilkan daripada batang
pisang dan batang
nanas. Manakala, kaum wanitanya pula memakai gaun yang dipanggil
Maria Clara.
Kota terbesar
Berikut adalah daftar kota-kota terbesar di Filipina berdasarkan populasi (sensus 2000).
Pembagian administratif
Filipina dibagi menjadi sebuah hirarki satuan pemerintah lokal (SPL) dengan
provinsi sebagai satuan utama.Filipina dibagi 3 grup pulau yaitu
Luzon,
Visayas dan
Mindanao.Kemudian dibagi menjadi 17 Region,80 Provinsi,120 Kota,1.511
Munisipalitas dan 42.008
distrik.
Seluruh provinsi dikelompokkan menjadi 17 Wilayah ('Region') untuk
kemudahan administratif. Kebanyakan kantor pemerintah memiliki kantor
regional untuk melayani provinsi-provinsi di dalamnya. Wilayah ini tidak
memiliki pemerintahan lokal yang terpisah, kecuali
Mindanao Muslim dan
Wilayah Administratif Cordillera, yang memiliki otonomi sendiri.
Provinsi dan wilayah di Filipina
Lihat pula
Perang dan konflik
Pranala luar
[tampilkan]
 Pembagian wilayah administratif di Filipina
|
|