Sabtu, 10 Januari 2015

Sejarah Negara Burkina Faso

Burkina Faso

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Burkina Faso
Bendera Lambang
MottoUnité, Progrès, Justice
(Perancis: "Persatuan, Kemajuan, Keadilan")
Lagu kebangsaanUne Seule Nuit
Ibu kota
(dan kota terbesar)
Ouagadougou
Bahasa resmi Perancis
Pemerintahan Sistem Parlemen
 -  Presiden Blaise Compaoré
 -  Perdana Menteri Luc-Adolphe Tiao
Kemerdekaan
 -   - Dari Perancis
5 Agustus 1960 
Luas
 -  Total 274,200 km2 (74)
 -  Perairan (%) 0,146%
Penduduk
 -  Perkiraan 2010 15.730.977 (64)
 -  Sensus 2006 14.017.262 
 -  Kepadatan 57,4/km2 (145)
PDB (KKB) Perkiraan 2012
 -  Total US$24,293 miliar 
 -  Per kapita US$1.399 
Mata uang Franc CFA (XOF)
Ranah Internet .bf
Kode telepon 226
Burkina Faso adalah sebuah negara di Afrika Barat yang terkurung daratan (landlocked). Negara ini berbatasan dengan Mali di sebelah utara; Togo dan Ghana di selatan; Niger di timur, Benin di tenggara; dan Pantai Gading di barat daya. Dahulu bernama Volta Hulu, Presiden Thomas Sankara mengganti nama negara ini menjadi 'Burkina Faso' (dalam bahasa Dioula dan More: "Negara Orang Jujur") pada 4 Agustus 1984. Ibu kota Burkina Faso adalah Ouagadougou (lafaz: Wagadugu), disebut "Waga" oleh penduduk setempat.

Sejarah

Masa prasejarah

Peta Burkina Faso.
Seperti semua bagian Afrika Barat, Burkina Faso dihuni manusia sejak awal, khususnya oleh pemburu-pengumpul di bagian barat laut negeri ini (12.000-5.000 SM), dan yang peralatannya (pengikis, pemahat, dan ujung panah) ditemukan pada 1973. Permukiman muncul antara 3.600-2.600 SM dengan petani, jejak strukturnya meninggalkan bangunan yang berkesa relatif permanen. Penggunaan besi, keramik, dan batu yang dipelitur berkembang pada 1500 hingga 1000 SM, seperti keasyikan masalah spiritual, seperti yang ditunjukkan dengan sisa pemakaman yang telah ditemukan.
Reliks yang dikaitkan dengan Dogon ditemukan di utara-tengah, utara, dan timur laut negeri ini. Mereka meninggalkan wilayah itu antara abad ke-15 hingga 16 untuk tinggal di tebing Bandiagara. Di tempat lain, sisa dinding tinggi terletak di barat daya Burkina (begitupun di Pantai Gading), namun orang-orang yang membangunnya belum bisa ditentukan.

Masa kerajaan

Sedikit yang ditemukan dari zaman kerajaan di Burkina Faso. Meski begitu, terdapat sebuah kejadian pada zaman kerajaan Mossi.
Bangsa Eropa yang mengadakan kontak dengan « Mossi » (seperti yang ditunjukkan di daerah ini) dan merekalah yang awalnya mengadakan kolonisasi. Laporan perjalanan Louis-Gustave Binger (1856-1936) (« Du Niger au Golfe de Guinée ») memaparkan perjalanannya, pada Juni 1888, tentang Boukary, kakak Mogho Naba dari Ouagadougou. Di mana Boukary membuat Mogho Naba Wobgho menentang Prancis, dengan cara yang terbatas di depan pasukan modern mereka. Binger menggambarkan sebuah kerajaan yang selanjutnya berbentuk feodal.

Masa kolonial

Pada 1896, kerajaan Mossi dari Ouagadougou menjadi protektorat Prancis. Pada 1898, bagian utama dari kawasan yang kini menjadi Burkina ditaklukkan. Pada 1904, daerah-daerah itu bergabung dengan Afrika Timur Prancis dalam koloni Senegal-Niger Hulu.
Penduduknya ikut serta dalam PD I dalam batalion Infantri Senegal. Pada1 Maret 1919, Edouard Hesling menjadi gubernur pertama di koloni Volta Hulu yang baru itu. Koloni itu dibongkar pada 5 September 1932, dan daerahnya dibagi antara Pantai Gading, Mali, dan Niger.
Pada 4 September 1947 Volta Hulu diciptakan kembali dari perbatasannya pada 1932. Pada 11 Desember 1958 menjadi republik dan bergabung dengan Masyarakat Prancis-Afrika dan mendapatkan kemerdekaan pada 5 Agustus 1960.

Masa pascakolonial

Politik

Presiden terkini, Blaise Compaore, telah menjabat sejak 1987 melalui kudeta yang menewaskan presiden sebelumnya Thomas Sankara. Kudeta itu dinamai "Rectification" (Pembetulan) yang merujuk pada yang dianggap turunan dari rezim revolusi yang terjadi dari 1984 hingga 1987.
Konstitusi pada 2 Juni 1991, diambil dari referendum, mendirikan rezim semipresidensial yang terbuka terhadap sistem multipartai :
  • Presiden, terpilih di antara rakyat selama 5 tahun hingga menjabat lagi untuk kedua kalinya. Ia tidak bisa menjabat sekali lagi.
  • Parlemen bikameral, terdiri atas 2 kamar : MPR dan DPR. MPR tidak bisa dibubarkan presiden.
Ada pula kamar konstitusional, terdiri atas 6 anggota dan 1 penasihat ekonomi dan sosial yang perannya benar-benar konsutatif.

Pembagian administratif

Burkina Faso terbagi atas 45 provinsi dan 13 daerah administratif.

Geografi

Peta Burkina Faso
Burkina sat.png
Reboisasi Tolotama, Burkina Faso
Burkina Faso terdiri atas 2 sisi utama:
  • Sebagian besar negeri ini diliputi peneplain yang membentuk pemandangan berombak-ombak yang di beberapa tempat dengan perbukitan yang sedikit terisolasi, sisa massif pra-Kambrium.
  • Tenggara negeri ini membentuk masif batuan pasir, di mana puncak tertingginya ditemukan: Ténakourou (749 m, 2.450 kaki). Masif itu dibatasi oleh tebing terjal yang tingginya 150 meter (490 kaki).
Ketinggian rata-rata adalah 400 meter (1.300 kaki) dan perbedaan antara daratan yang lebih tinggi dengan lebih rendah tak lebih dari 600 meter (2.000 kaki). Burkina Faso adalah negara yang relatif datar, dengan pengecualian di beberapa tempat.

Hidrografi

Nama lama negeri ini yakni Volta Hulu dari 3 sungai yang mengalirinya: Mouhoun (dulu disebut Volta Hitam), Nakambé (Volta Putih) dan Nazinon (Volta Merah). Mouhoun, bersama dengan Comoé yang mengalir ke barat daya, adalah satu-satunya sungai yang mengalir sepanjang tahun.
Lembah Sungai Niger juga mengaliri 27% permukaan negeri ini. Anak-anak sungainya (Béli, Gorouol, Goudébo, dan Dargol) adalah aliran musiman, dan hanya mengalir selama 4 hingga 6 bulan setahun namun bisa menyebabkan banjir bandang.
Negeri ini juga memiliki sejumlah danau. Danau-danau yang utama adalah Tingrela, Bam dan Dem, dan kolam besar seperti Oursi, Béli, Yomboli dan Markoye.
Kurangnya air sering menjadi masalah, khususnya di bagian utara negeri ini.

Ekonomi

Burkina Faso adalah salah satu negara termiskin di dunia. Keadaan itu nampak jelas melalui pertumbuhan penduduk dan ketandusan tanah. Akibatnya, pertanian menyumbangkan 32% PDB dan mencakup 80% penduduk aktif. Sebagian besar terdiri atas peternakan namun juga, khususnya di selatan dan barat daya, mengembangkan sorghoum, de millet, jagung, kacang, padi, dan kapas.
Ekonominya bertahan sebisanya hingga jatuhnya aliran pengangkutan kapas ke seluruh dunia, barang ekspor utama.
Kurangnya pekerjaan menyebabkan tingkat emigrasi tinggi: sebagai contoh, 3 juta penduduk Burkina pindah ke Côte d'Ivoire (Pantai Gading). Menurut Banque Centrale des États de l'Afrique de l'Ouest, para migran itu mengirimkan puluhan miliar franc CFA tiap tahun ke Burkina Faso. Sejak pengusiran dari Ghana pada 1967, keadaan itu telah memicu ketegangan di negara tujuan. Krisis yang terjadi baru-baru ini pada tahun 2003 di Cote d'Ivoire mengakibatkan kembalinya 300.000 migran. Separuh penduduk di negeri ini hidup di bawah ambang kemiskinan.
Bantuan internasional ikut pula menunjang kegiatan ekonomi negara ini.
Di negeri ada pula eksploitasi mineral: tembaga, besi dan khususnya emas.
Burkina Faso adalah anggota Persatuan Ekonomi dan Moneter Afrika Barat dan Otoritas Liptako-Gourma.

Demografi

Perkembangan demografi dari 1960 hingga 2010 (dari FAO, 2012). Dalam jutaan.

Budaya

Lihat juga:

Serba-serbi Burkina Faso

Human Development Index (HDI) : urutan ke-175 dari 177 negara pada 2005
Tahun 1975 1980 1985 1990 1995 2000
HDI 0,232 0,259 0,282 0,290 0,300 0,325

Sejarah dan geografi

Luas wilayah : 274 200 km²
Kepadatan : 44 jiwa/km²
Perbatasan darat : 3.192 km (Mali 1.000 km ; Niger 628 km ; Pantai Gading 584 km ; Ghana 548 km ; Benin 306 km ; Togo 126 km)
Daerah laut : 0 km
Ketinggian : + 200 m > + 749 m
Kemerdekaan : 5 Agustus 1960 (bekas koloni Prancis)

Statistik demografi

Penduduk : 13.200.000 jiwa (2005). 0-14 tahun : 47,5%; 15-64 tahun : 49,59%; + 65 tahun : 2,91%
Harapan hidup pria : 46 ans (en 2001)
Harapan hidup wanita : 47 ans (en 2001)
Tingkat pertumbuhan penduduk : 2,68% (2001)
Tingkat kelahiran : 44,79 ‰ (2001)
Tingkat kematian : 17,05 ‰ (en 2001)
Tingkat kematian bayi : 16,92 ‰ (2001)
Tingkat kesuburan : 6,7 bayi/wanita (2004)
Tingkat perpindahan : - 0,97 ‰ (2001)

Akses teknologi

Jaringan telepon : 36.000 (1997)
Penggunaan telepon : 200.000 (2005)
Kepemilikan radio : 370 000 (1997)
Kepemilikan TV : 2.000.000 (2005)
Penggunaan Internet : 20.000 (2005)
Jumlah layanan akses Internet : 10 (2006)

Prasarana

Jalan : 12.506 km (sekitar 2.001 km beraspal) (1996)
Jalur KA : 622 km
Jalur pelayaran : 0 km
Jumlah bandara : 33 (hanya 2 yang beraspal) (2000)

Rujukan

Lihat pula

Pranala luar

Sejarah Negara Benin

Benin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Republik Benin
République du Bénin
Bendera Lambang
MottoFraternité, Justice, Travail
(Perancis: "Persaudaraan, Keadilan, Karya")
Lagu kebangsaanL'Aube Nouvelle
Ibu kota Porto-Novo, Cotonou1
Kota terbesar Cotonou
Bahasa resmi Perancis
Pemerintahan Republik demokrasi
presidensial
 -  Presiden Yayi Boni
Kemerdekaan
 -   - Date Dari Perancis
1 Agustus 1960 
Luas
 -  Total 112,622 km2 (101)
 -  Perairan (%) 1,8%
Penduduk
 -  Perkiraan 2012 9.598.787 (89)
 -  Sensus 2002 8.500.500 
 -  Kepadatan 78,1/km2 (120)
PDB (KKB) Perkiraan 2012
 -  Total US$15,586 miliar 
 -  Per kapita US$1.666 
Mata uang Franc (XOF)
Zona waktu (UTC+1)
 -  Musim panas (DST)  (UTC+1)
Ranah Internet .bj
Kode telepon 229
1 Ibu kota administratif
Republik Benin, dahulu bernama Dahomey, adalah sebuah negara di Afrika barat. Negara ini berbatasan dengan Togo di sebelah barat, Nigeria sebelah timur, dan Burkina Faso serta Niger di sebelah utara.

Sejarah

Kerajaan Afrika Dahomey muncul di Benin. Sejak abad ke-17, kerajaan dikuasai oleh oba, jauh melampaui perbatasan Benin masa ini, meliputi sebagian besar Afrika Barat.
Kerajaan makmur ini adalah "pengekspor" budak dan berdagang dengan orang Portugal dan Belanda. Tetapi kekacauan di sini akhirnya mengakibatkan Dahomey dijajah Perancis pada tahun 1892.
Pada 1904, Dahomey menjadi sebagian jajahan Perancis Afrika Barat, tidak lagi sebagai Dahomey. Pada 1958, Dahomey diberi otonomi, dan kemerdekaan penuh diraih tahun 1960.
Periode bergolak mengikuti kemerdekaan, dan ada beberapa kudeta dan pergantian rezim sebelum kekuasaan diambil alih oleh Mathieu Kérékou. Kérékou menganut paham marxisme, dan negara dinamai kembali "Benin".
Pada akhir 1980-an, Kérékou meninggalkan Marxisme dan mengambil keputusan untuk mendirikan kembali demokrasi. Dia dikalahkan dalam pemilu 1991, tetapi ternyata menang lagi tahun 1996.

Politik

Politik Benin terjadi dalam kerangkan republik demokrasi representatif presidensil, di mana Presiden Benin ialah kepala negara dan kepala pemerintahan, dan sistem miltipartai berbagai bentuk. Kekuasaan eksekutif dipegang oleh pemerintah. Kekuasaan legislatif dipegang oleh pemerintah dan legislatur. Peradilan merdeka dari kekuasaan eksekutif dan legislatif. Sistem politiknya sekarang diturunkan dari konstitusi Benin 1990 dan perubahan menuju demokrasi pada 1991.

Pembagian administratif

Benin terbagi atas 12 departemen:

Iklim

Iklimnya tropis, panas dan kering bersama dengan keadaan musiman das geografi di seluruh negeri, musimnya jelas dan silih berganti.
Terbentang 900 hingga 1300 mm air, kawasan yang banyak mendapat hujan ada di sudut tenggara, Cotonou hingga Porto Novo, antara Atacora-Natitingou dan Djougou, kawasan Dassa dan Ndali di utara Parakou.
Curah hujah maksimum ada di selatan (iklim ekuator), pada pertengahan Maret hingga Juli, dan dan curah hujan menurun pada November/Desember.
Angin musim, berhembus dari April hingga November, di tenggara. Harmattan yang kering berhembus ke arah sebaliknya dari angin musim, November hingga Mei, menghasilkan debu warna jingga.
Tingkat kelembapan, selalu besar, berada antara 65 dan 95%. Suhu rata-rata meliputi 22 dan 34 °C, panas di bulan April dan Mei (tepat setelah harmattan berhembus selama 6 bulan, sesudah angin musim yang membawa hujan).

Geografi

Bentuk keseluruhan negeri ini dibatasi sungai Niger di utara dan dataran pesisir di selatan, di bagian timur sedikit tak datar. Bagian utara negeri ini terutama tersusun atas sabana dan pegunungan setengah gersang. Titik tertingginya ialah Gunung Sagboroa setinggi 658 m. Selatan negeri ini terdiri atas sebuah dataran pantai berawa yang menyebar, danau dan laguna seperti danau Nohoué atau laguna di Porto Novo.
Sebagian besar penduduknya bertempat tinggal di pesisir pantai, di mana sebagian kota besar di Benin terpusat, khususnya Porto Novo dan Cotonou.
Negeri ini terletak di zona antartropis, iklimnya kering dan lembap, dibandingkan dengan hujan, yang terjadi 10 kali (April hingga Juli dan September hingga November).
Mahkamah Peradilan Internasional di den Haag menyatakan pada 12 Juli 2005 perbatasan antara Benin dan Niger termasuk pulau di bantaran Sungai Niger dan Mékrou : 16 pulau yang baru diberikan ke Benin, dan Lété kepada Niger.
Jalanan di Cotonou: Polusi dan zémidjan
Pasar Grand-Popo

Ekonomi

Ekonomi Benin tetap tak berkembang dan bergantung pada pertanian penyambung hidup, produksi kapas, dan perdagangan regional. Rata-rata perkembangan dalam output sesungguhnya stabil 5% dalam 6 tahun terakhir, namun penduduk yang cepat berkembang telah mengimbangi perkembangan ini. Inflasi telah menurun selama beberapa tahun terakhir. Agar mengembangkan pertumbuhan lebih lanjut, Benin merencanakan menarik lebih banyak investasi asing, lebih menekankan pada pariwisata, memfasilitasi pertumbuhan sistem prosses makanan dan produk pertanian, dan mendorong informasi baru dan teknologi komunikasi. Kebijakan swastanisasi 2001 tetap berlanjut dalam telekomunikasi, air, listrik, dan pertanian meski awalnya pemerintah enggan. Paris Club dan kreditor bilateral telah mengurangi utang, saat menekankan reformasi struktural dipercepat.

Demografi

Perkembangan demografis dari 1961 hingga 2003 (sumber FAO, 2005). Jumlah dalam jutaan.
Benin tersusun atas 40 etnis yang berbeda, yang paling banyak ialah etnis Fon yang berjumlah 49% dari penduduk Benin. Etnis lainnya antara lain Adja, Yoruba, Somba, dan Bariba. Kebanyakan etnis itu memiliki bahasa sendiri, meskipun bahasa Prancis, yang merupakan bahasa resmi, dituturkan di banyak kota. Bahasa asli lainnya ialah bahasa Fon dan Yoruba yang cukup banyak penuturnya.
Orang-orang Benin kebanyakan memeluk Voodoo, agama anisme lokal, yang pusatnya ada di kota Ouidah. Selain itu terdapat juga Kristen (Katolik) dan Islam.

Budaya

Hari libur nasional

Tanggal Nama Catatan
1 Januari Tahun baru
10 Januari Hari raya Voodoo
variatif Idul Adha
Maret (variatif) Paskah
1 Mei Hari Buruh
Mei (variatif) Kenaikan Isa Almasih
Juni (variatif) Pantekosta
Variatif Maulid Nabi
1 Agustus Hari Nasional
15 Agustus Kenaikan Maria
1 November Hari raya Santo
Variatif Ramadhan
25 Desember Natal

Serba-serbi

Penduduk: 7.513.946 jiwa (2006). 0-14 tahun: 47,32%; 15-64 tahun: 50,38%; + 65 tahun: 2,3%
Perbatasan darat: 1989 km (Nigeria 773 km; Togo 644 km; Burkina Faso 306 km; Niger 266 km)
Garis pantai: 121 km
Ketinggian maksimum: 0 m > + 658 m
Harapan hidup pria: 49 tahun (2001)
Harapan hidup wanita: 51 tahun (2001)
Tingkat pertumbuhan penduduk: 2,97% (2001)
Tingkat kelahiran: 44,23 ? (2001)
Tingkat kematian: 14,51 ? (2001)
Tingkat kematian anak: 89,68 ? (2001)
Tingkat kesuburan: 6,2 anak/wanita (2001)
Tingkat migrasi: 0 ? (2001)
Kemerdekaan: 1 Agustus 1960 (bekas koloni Prancis)
Jaringan telepon: 36.000 (1997)
Pemakaian telepon: 4.300 (1997)
Penerima radio: 620.000 (1997)
Penerima televisi: 60.000 (1997)
Penggunaan Internet: 10.000 (2000)
Jumlah layanan akses Internet : 1 (2000)
Jalanan: 6.787 km (hanya 1 357 km diaspal) (1997)
Rel KA: 578 km (2000)
Dapat terlayari: tiada
Jumlah bandara: 5 (hanya 1 yang landasannya beraspal)

Lihat pula

Pranala luar


Jumat, 09 Januari 2015

Sejarah Negara Sao Tome dan Principe

Sao Tome dan Principe

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari São Tomé dan Príncipe)
República Democrática de São Tomé e Príncipe
Bendera
MottoUnidade, Disciplina, Trabalho
Lagu kebangsaanIndependência total
Ibu kota
(dan kota terbesar)
Sao Tome
Bahasa resmi Portugis
Pemerintahan Republik; multi-partai
 -  Presiden Manuel Pinto da Costa
 -  Perdana Menteri Gabriel Costa
Kemerdekaan
 -   - Tanggal Dari Portugal
12 Juli 1975 
Luas
 -  Total 1,001 km2 (183)
 -  Perairan (%) 0% (kepulauan)
Penduduk
 -  Perkiraan 2011 183.176 (188)
 -  Sensus  165.034 
 -  Kepadatan 169,1/km2 (69)
PDB (KKB) Perkiraan 2012
 -  Total US$402 juta 
 -  Per kapita US$2.337 
Mata uang Dobra (STD)
Ranah Internet .st
Kode telepon 239
Republik Demokratik Sao Tome dan Principe adalah sebuah negara kepulauan yang terletak 300 km dekat garis khatulistiwa dan 250 km dekat Samudra Atlantik dan terletak di sebelah utara-barat lepas pantai Gabon. Negeri ini merupakan salah satu negara terkecil di Afrika. Sao Tome dan Principe terdiri dari beberapa pulau kecil bergunung api, dua nama pulau terbesarnya São Tomé dan Principe diangkat menjadi nama negara ini. Merupakan pulau-pulau yang subur, negara ini pernah menjadi produsen gula terbesar di dunia pada abad ke-20. Namun ternyata citra kopi lebih populer karena lebih banyak ditanam di lahan subur. Ini terjadi pada daerah koloni lain seperti Angola, Mozambik, Tanjung Verde, dll. Luasnya hanya 67% dari luas DKI Jakarta.

Pranala luar